WAJAH BARU PEMBELAJARAN DIGITAL DENGAN IFP DI SMPN 3 SUMBERMALANG SATAP
Semangat belajar di lereng pegunungan Argopuro kini semakin membara. Sebagai salah satu sekolah yang mengusung konsep Satu Atap (Satap) untuk mendekatkan akses pendidikan di daerah terpencil, SMP Negeri 3 Sumbermalang terus berinovasi. Kabar gembira datang dari ruang-ruang kelas kami yang kini telah bertransformasi menjadi Smart Classroom berkat hadirnya Interactive Flat Panel (IFP). Bagi yang baru mendengar, IFP adalah layar sentuh raksasa cerdas yang menggabungkan fungsi papan tulis, komputer, proyektor, dan sistem audio dalam satu perangkat. Di SMPN 3 Sumbermalang, alat ini bukan sekadar pajangan, melainkan jantung baru dalam interaksi antara guru dan siswa. Meskipun berada di lokasi yang jauh dari pusat kota, siswa kami kini bisa mengeksplorasi dunia melalui visualisasi yang jernih dan interaktif. Materi sains atau geografi kini tampil hidup lewat simulasi digital yang bisa disentuh langsung di layar.
Tidak ada lagi siswa yang hanya duduk diam. Dengan fitur multi-touch, beberapa siswa dapat maju bersama untuk mengerjakan soal, menggambar diagram, atau melakukan kuis interaktif di layar IFP. Sesuai semangat Kurikulum Merdeka yang diterapkan di sekolah kami, IFP memfasilitasi gaya belajar yang beragam—visual, auditori, hingga kinestetik. Bapak/Ibu guru kini tidak perlu lagi menghapus papan tulis manual yang berdebu. Semua catatan di layar bisa langsung disimpan dan dibagikan kepada siswa dalam format digital.
Dalam salah satu sesi pembelajaran Matematika baru-baru ini, siswa terlihat antusias menggunakan aplikasi simulasi untuk memahami konsep bangun ruang. "Belajar jadi lebih asyik karena rasanya seperti bermain game, tapi kami tetap mendapatkan ilmunya," ujar RAHMAWATI salah satu siswa kelas IX.
Kehadiran teknologi ini di SMP Negeri 3 Sumbermalang Satu Atap membuktikan bahwa jarak geografis bukan lagi penghalang untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang setara dengan sekolah-sekolah di kota besar. Kami berkomitmen untuk terus memanfaatkan teknologi ini demi melahirkan generasi emas dari Desa Tamankursi yang melek digital.